EPISTEMOLOGI FIQH DALAM LINTAS SEJARAH: DARI FORMALISASI DOKTRIN HINGGA DINAMIKA KONTEMPORER
DOI:
https://doi.org/10.34005/spektra.v4i3.5311Keywords:
Epistimolgi Fiqih, Hukum Formil, Sejarah Hukum Islam, Mazhab Fiqih, Modernisasi Hukum IslamAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan epistemologi fiqh sebagai hukum formil dalam sejarah hukum Islam, sejak masa Nabi Muhammad SAW hingga era modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-normatif, mengkaji sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi fiqh mengalami dinamika yang signifikan, dimulai dari fase pembentukan dasar-dasar hukum pada masa Nabi dan Khulafaur Rasyidin, yang bersumber langsung pada Al-Qur'an dan Sunnah. Fase selanjutnya ditandai dengan perkembangan madzhab-madzhab fiqh yang mensistematisasikan metode istinbath hukum seperti qiyas, ijma, dan istihsan. Pada periode kolonial dan modern, hukum Islam menghadapi tantangan untuk beradaptasi dengan sistem hukum Barat dan tuntutan kontemporer, memunculkan gerakan reformasi dan kodifikasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa sebagai hukum formil, fiqh memiliki karakter yang dinamis dan responsif terhadap perubahan sosial, dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip universal (maqashid al-shari'ah). Fleksibilitas epistemologis inilah yang memungkinkan hukum Islam tetap relevan dalam menjawab persoalan kekinian.
References
Adnan, M., & Uyuni, B. (2021). Maqashid Sharia in Millennial Da'wah. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 8(5), 1483-1498.
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. International Institute of Islamic Thought.
Akbar, A. (2021). Buku Ajar Sejarah Sosial Hukum Islam.
Ath-Thabari, A. J. (2009). Tafsir Ath-Thabari. Juz XIX & XX, Mesir: Dar Al-Qalam, Tt.
Awaliah, U., & Santalia, I. (2022). Pemikiran Hukum Islam Pada Masa Khulafaur Rasyidin. Comparativa: Jurnal Ilmiah Perbandingan Mazhab dan Hukum, 3(1), 25-49.
Hamid, A., & Uyuni, B. (2023). Human Needs for Dakwah (The Existence of KODI as the Capital's Da'wah Organization). TSAQAFAH, 19(1), 1-26.
H Sutrisno RS, M. H. I., & Faiz, M. F. (2021). Hukum Islam Kontemporer dan Perubahan Sosial. Nusamedia.
Idami, Z. (2011). Ijtihad dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Ketatanegaraan dalam Sejarah Islam. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 13(3), 93-123.
Mandzur, I. (1999). Lisanul Arab, vol. VI h.
Misnan, M. (2021). Sejarah Kodifikasi Hukum Islam (Taqnin) di Negara Islam. Al-Usrah: Jurnal Al Ahwal As Syakhsiyah, 9(01).
Pulungan, H. S. (2022). Sejarah Peradaban Islam. Amzah.
Shomad, A. (2017). Hukum islam: Penormaan prinsip syariah dalam hukum indonesia. Kencana.
Syarifudin, H. A. (2014). Ushul Fiqih Jilid I (Vol. 1). Prenada Media.
Uyuni, B., & Muhibudin, M. (2020). COMMUNITY DEVELOPMENT: The Medina Community as the Ideal Prototype of Community Development. Spektra: Jurnal ilmu-ilmu sosial, 2(1), 10-31.
Zayyadi, A. (2020). Dinamika Modernisasi Hukum Islam: Tinjauan Historis dalam Pembacaan Mazhab Sociological Jurisprudence. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 14(1), 99-112.






