DAKWAH SEBAGAI INSTRUMEN REFORMASI POLITIK: STUDI KEPEMIMPINAN UMAR BIN ABDUL AZIZ DAN RELEVANSINYA DALAM DISKURSUS SALAFI KONTEMPORER

Authors

  • Daud Rasyid Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Rahman Yasin Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Khalis Kohari Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Akmal Roihan Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Nazwa Nandika Putri Universitas Islam As-Syafi'iyah

DOI:

https://doi.org/10.34005/spektra.v6i3.5266

Keywords:

Perbandingan Madzhab, Ushul Fiqih, Epistemologi Hukum Islam, Ahl al-Ra’y, Ahl al-Hadits, Ijtihad Kontemporer

Abstract

ABSTRACT. Studi hukum Islam (fiqih) kontemporer menghadapi tantangan dalam merespons persoalan baru yang tidak secara eksplisit tercantum dalam teks primer Al-Qur’an dan Sunnah. Artikel ini bertujuan menganalisis peran Perbandingan Mazhab dan epistemologi Ushul Fiqih sebagai metodologi dinamis untuk menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka (library research) yang menelaah literatur klasik dan kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa: (1) Keragaman mazhab fiqih (Hanafi, Maliki, Syafi‘i, Hanbali) merupakan kekayaan intelektual yang lahir dari perbedaan metodologi istinbath hukum yang sah, bukan indikasi perpecahan; (2) Dialektika historis antara Ahl al-Ra’y (nalar) dan Ahl al-Hadits (teks) melahirkan Ushul Fiqih sebagai epistemologi yang menjembatani wahyu dan penalaran kontekstual; (3) Pendekatan Perbandingan Mazhab berbasis Ushul Fiqih menghasilkan solusi hukum yang inklusif, toleran, dan relevan dengan isu modern, seperti ekonomi digital, bioetika, dan keadilan sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa revitalisasi Perbandingan Mazhab dan Ushul Fiqih dalam pendidikan dan dakwah Islam penting untuk membentuk Muslim yang kritis, moderat, dan mampu melakukan ijtihad kontekstual.

References

Daftar Pustaka

Abu Zahrah, Muhammad. (1954). Tarikh Al-Mazahib Al-Islamiyyah. Kairo: Dar Al-Fikr Al-‘Arabi.

Al-Amidi, Sayf Al-Din. (T.Th.). Al-Ihkam Fi Ushul Al-Ahkam. Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyyah.

Al-Ghazali, Abu Hamid. (T.Th.). Al-Mustashfa Fi ‘Ilm Al-Ushul. Kairo: Al-Maktabah Al-Tijariyyah Al-Kubra.

Al-Syafi‘I, Muhammad Bin Idris. (1979). Al-Risalah. Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyyah.

Dutton, Y. (1999). The Origins Of Islamic Law: The Qur'an, The Muwatta' And Madinan Amal. London: Routledge.

Fahrany, S. (2024). Falsafah Sumber Hukum Islam Pada Mukmin Sejati Perspektif Al-Qur’an Dan Al-Hadits. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 77-91.

Fahrany, S. (2024). Perspektif Al-Qur’an Tentang Keseimbangan dan Pelestarian Alam (Menelaah Ayat-Ayat Kauniyah). Al-Dirayah, 13(1).

Hallaq, Wael B. (2005). The Origins And Evolution Of Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press.

Hamid, A., & Uyuni, B. (2023). Human Needs For Dakwah (The Existence Of Kodi As The Capital's Da'wah Organization). Tsaqafah, 19(1), 1-26.

Hammad, N. (2007). Al-Madkhal Ila Al-Madzhab Al-Hanafi. Damaskus: Dar Al-Qalam.

Kamali, Mohammad Hashim. (2003). Principles Of Islamic Jurisprudence. Cambridge: Islamic Texts Society.

Nawawi, Al-. (1997). Al-Majmu‘ Sharh Al-Muhadhdhab. Beirut: Dar Al-Fikr.

Rahman, Fazlur. (1979). Islam. Chicago: University Of Chicago Press.

Uyuni, B., & Adnan, M. (2024). Philosophical Foundations In Training Traditional Religious Educators: Bridging Past And Present. Futurity Philosophy, 3(2), 40-65.

Uyuni, B., & Muhibudin, M. (2020). Community Development: The Medina Community As The Ideal Prototype Of Community Development. Spektra, 2(1), 10-31.

Downloads

Published

2024-12-31

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>