TOKOH PEMBAHARUAN HASAN AL-BASHRI DAN PENGARUHNYA PADA SAAT INI

Authors

  • Hidayatullah Hidayatullah
  • Fikri Nur Hidayat Universitas Islam As-Syafiiyah

DOI:

https://doi.org/10.34005/spektra.v6i1.4178

Keywords:

Hasan Al Bashri, sufi, pembaharuan

Abstract

Tadjid Walmujaddidun merupakan gerakan keagamaan yang mencetuskan pembaruan dalam dunia Islam. Salah satu tokohnya yang memainkan peran sentral dalam gerakan ini adalah Hasan al-Bashri. Hasan al-Bashri adalah seorang ulama dan sufi terkemuka yang hidup pada abad ke-7 Masehi. Artikel ini menjelaskan peran Hasan al-Bashri dalam gerakan Tadjid Walmujaddidun serta dampaknya terhadap perkembangan pemikiran dan praktik keagamaan dalam masyarakat Muslim. Hasan al-Bashri lahir di kota Medina pada abad pertama Hijriah dan mengembangkan ketertarikannya pada studi agama sejak usia dini. Ia belajar di bawah bimbingan para ulama terkemuka pada zamannya dan kemudian pindah ke Kufah, sebuah pusat intelektual Islam pada masa itu. Hasan al-Bashri dikenal karena penekanannya pada moralitas, etika, dan ketaatan kepada Allah. Gerakan Tadjid Walmujaddidun yang dipimpin oleh Hasan al-Bashri bertujuan untuk merevitalisasi ajaran Islam dan memerangi penyimpangan moral serta ketidakpatuhan terhadap nilai-nilai agama. Hasan al-Bashri mengajarkan pentingnya introspeksi diri, taubat, dan kembali kepada ajaran asli Islam yang terdapat dalam Al-Qur'an dan hadis. Ia menekankan perlunya menjauhi sikap ekstremisme dan mengembangkan sikap moderat dalam memahami ajaran Islam. Pemikiran Hasan al-Bashri memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan sufisme, sebuah dimensi mistis dalam Islam. Ia menekankan pentingnya hubungan pribadi dengan Allah, menekuni ibadah, dan menjauhi godaan duniawi. Pemikiran Hasan al-Bashri menjadi dasar bagi banyak praktik spiritual dan etika sosial dalam tradisi Islam. Dengan demikian, artikel ini mencoba menguraikan peran Hasan al-Bashri dalam gerakan Tadjid Walmujaddidun dan dampaknya terhadap pembaruan agama dalam konteks sejarah Islam. Pemikiran dan ajaran Hasan al-Bashri tidak hanya memberikan inspirasi bagi generasi saat itu tetapi juga tetap relevan dalam merespons tantangan zaman modern.

References

Abdullah. 2014. “Maqamat Ma'rifat Hasan Al-Bashri dan Al-Ghazali”. Sulasena : Vol. 9, No. 2.
Ais, Abu. Hasan Al-Bashri Sang sufi sejati. Jombang: PT. ASH-SHOFA, 2014
Al-Imam Abi Husein Muslim ibn Al Hajjaj. Sohih Muslim. Madinah: Daar El-Hadiits.
Al-Jauzi, Ibnu. Hasan Al-Bashri Kisah Hidup Sang Tabiin Agung Dan Untaian Hikma Yang Menghidupkan Hati. Jakarta: Dar al-Mi’raj al-Dauliyyah li al-Nasyr, 1993.
Al-Syami, Shalih Ahmad . “The Wisdom Of Hasan Al-Bashri”. Serambi : 2008.
Aji Isnaini, Mohd. “Sastra Islam dan Mahabbah Konsep Al-Hub Al-Ilahi Rabi’ah Al-Adawiyah dan Pengaruhnya dalam Tasawuf”. Palembang : 2015.
Arifin, Zenal. “Kajian Pemikiran Dakwah dan Komunikasi Hasan Basri”. Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan (JKPI), Vol. 3, No 2, 2019.
Basyirul Muvid, Muhamad. “ Para Sufi Moderat : Melacak Pemikiran Dan Gerakan Spiritual Tokoh Sufi Nusantara Hingga Dunia”. Aswaja Pressindo. 2019.
Faisal Ismail, Sejarah & Kebudayaan Islam, Yogyakarta: IRCiSo)
Hamka. Tasawuf, perkembangan dan pemurnian, (Jakarta: PT Pustaka Panjimas, 1994.
Harun Nasution, Teologi islam, Jakarta: UI Press
http://repository.uinsu.ac.id/5597/6/DIKTAT%20SAFRIA%20ANDY.pdf.
http://idr.uin-antasari.ac.id/5313/7/BAB%20I-%20V.pdf. hal. 14-15. Dikutip pada hari Selasa, tanggal 13 Juni 2023. Pukul : 18.28.
https://www.kompasiana.com/muhammad10511/5bb2f273677ffb3d9b7977a7/lebih-memahami-tentang-aliran-mu-tazilah
https://geotimes.co.id/kolom/politik/khalifah-al-makmun-disenangi-ilmuwan-dijauhi-ulama/
Ichtiar Baru van Hoeve, Ensiklopedi Islam, Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve
Ismail, A. I., & Uyuni, B. (2019). Ghazali’s Sufism and Its Influence in Indonesia.
Irfaan, Santosa. “Hasan Bashri Dan Tradisi Sufisme”. Besteri : 1994.
Imam as-Suyuthi, Tarikh Khulafa, Jakarta: Qisthi Press
Khoiruddin, M.Arif. “ Peran Tasawuf dalam Kehidupan Masyarakat Modern”. Vol. 27, No. 1 : 2016.
Majid, Z. A., Al Yusni, D. H., Himayah, M., & Uyuni, B. (2021). The Effect Of Modern And Contemporary Islam On Critical Thinking Of Islamic Figures. Spektra: Jurnal ilmu-ilmu sosial, 3(2), 43-55.
Ma’luf, Louis. al-Munjid fi Lughah wa al ada wa al-Ulum. Bairut: Maktabah Kastukilikiyah, 1984.
Masburiyah. “Konsep dan Sistimatika Pemikiran Fiqih Sufistik Al-Ghazali”. Nalar Fiqh (Jurnal Kajian Ekonomi Islam dan Kemasyarakatan). Vol. 3, No. 1 Juni : 2011.
Nurhaeni, Tri. “Zuhud dalam Pandangan Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah”. Jakarta : 2008.
Purnamasari, Nia Indah. “ Tasawuf ‘Amali Sebagai Model Tasawuf Sosial.” Vol. 1, No. 2. September : 2018. e-ISSN 2620-5122.
Subaidi dkk. “Studi Ilmu Hadis”. Tahyuddin Rizak, Muhammad. “Konsep Zuhud Abu Hasan Asy-Syadzili dalam konteks Kehidupan Masyarakat Modern”. Malang: 2021.
Syukur, Amin. Tasawuf kontekstual. Yogyakarta: Pustaka Pelajar 2002.
Uyuni, B. (2020, September). The Medina Society as the Ideal Prototype for Community Development. In Proceeding International Da'wah Conference (Vol. 1, No. 1, pp. 80-104).
Yusnaini, Siti. “Zuhud Hasan Al-Bashri (Kajian Historis Kehidupan Sufi)”.

Downloads

Published

2024-08-31

Most read articles by the same author(s)