INTEGRASI FIQH DAKWAH DENGAN MEDIA TEKNOLOGI DAN PENDEKATAN MULTIKULTURAL DALAM MERESPONS ISU KONTEMPORER

Authors

  • Badrah Uyuni Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Sarbini Anim Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Sirojuddin Sirojuddin Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Moh Asmawi Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Ali Hanapi Universitas Islam As-Syafi'iyah

DOI:

https://doi.org/10.34005/spektra.v4i3.5298

Keywords:

Fiqih Dakwah, Media Digital, Masyarakat Multikultural, Moderasi Beragama, Isu Kontemporer

Abstract

Perkembangan media, baik tradisional maupun digital, serta kompleksitas masyarakat multikultural menuntut pendekatan dakwah yang tidak hanya efektif tetapi juga tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip fiqh yang relevan. Dakwah kontemporer juga dihadapkan pada tantangan isu-isu seperti radikalisme dan intoleransi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis integrasi fiqh dakwah dengan pemanfaatan media teknologi, penerapannya dalam masyarakat multikultural, serta formulasi solutifnya terhadap isu-isu kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang menganalisis konsep-konsep fiqh dakwah, etika media, dan sosiologi masyarakat multikultural. Analisis dilakukan secara deskriptif-kritis. Kajian ini menemukan bahwa: (1) Fiqh dakwah memberikan kerangka etis untuk memanfaatkan media tradisional dan digital, menekankan pada prinsip hasanah (kebajikan) dan mujadalah (debat yang baik). (2) Dalam masyarakat multikultural, fiqh dakwah bersifat adaptif, mengedepankan moderasi dan penghormatan terhadap perbedaan budaya tanpa mengorbankan prinsip dasar ajaran. (3) Pendekatan fiqh yang kontekstual mampu merumuskan solusi dakwah untuk melawan narasi radikalisme dan intoleransi melalui penegasan moderasi beragama. (4) Simulasi studi kasus membuktikan bahwa solusi berbasis fiqh dapat dioperasionalkan secara praktis. Integrasi fiqh dakwah dengan media teknologi dan pendekatan multikultural bukan hanya sebuah keniscayaan, tetapi juga strategi efektif untuk menjadikan dakwah lebih relevan, kontekstual, dan solutif dalam menjawab tantangan zaman. Diperuhkan pendalaman terus-menerus terhadap fiqh dakwah yang responsif terhadap dinamika sosial-media.

References

Daftar Pustaka
Abdullah, M. A. (2019). Religion and Science in the Context of Contemporary Culture: An Integrated Multidisciplinary Approach. Routledge.
Adnan, M., & Uyuni, B. (2021). Maqashid Sharia in Millennial Da’wah. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 8(5), 1483–1498.
Al-Qardhawi, Y. (2001). Fiqh Dakwah. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Arusy, S., & Uyuni, B. (2020). Effective Concepts And Methods Of Dakwah In The Global World. Proceeding International Da'wah Conference, 1(1), 232–254.
Cahyo, W. T., Hamid, A., & Uyuni, B. (2022). Nilai-Nilai Dakwah Dalam Buku Catatan Untuk Diriku Karya Haidar Bagir. Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial, 4(1), 1-22.


Hidayat, K. (2019). Dakwah Digital: Teori dan Praktik. Jurnal Komunikasi Islam, 9(2), 150-175.
Ismail, Al., & Uyuni, B. (2020). The New Perspective of Interfaith Dialogue as Da`wah Approach in Global Era. Journal of Xidian University, 14(3), 1540–1552.
Jabali, F. (2008). Islam dan Tantangan Multikulturalisme. Bandung: PT. Mizan Pustaka.
Khan, M. R., & Gutiérrez, A. R. (2020). Digital Islamic Humanities: The Challenges and Opportunities. IGI Global.
Nurdin, A. (2017). Moderasi Islam dan Deradikalisasi di Indonesia. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 13(1), 1-15.
Suparta, M. (2015). Dakwah Kontemporer: Strategi dan Metode. Yogyakarta: IRCiSoD.
Uyuni, B., & Muhibudin, M. (2020). Community Development: The Medina Community as The Ideal Prototype of Community Development. SPEKTRA, 2(1), 10–31.

Downloads

Published

2022-12-21

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>