Efektivitas Penggunaan Bahasa Cinta (Love Language) Dalam Mempengaruhi Psikologi Belajar Peserta Didik di MAN 2 Jakarta

Authors

  • Dewi Pandu Kusuma Ningrum
  • Sutiono Sutiono Universitas Islam As-Syafi'iyah
  • Syarifah Soraya Universitas Islam As-Syafi'iyah

DOI:

https://doi.org/10.34005/spektra.v7i2.5167

Abstract

Penting bagi pendidik untuk tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembina hubungan emosional yang positif dengan peserta didik. Rendahnya kualitas hubungan emosional antara guru dan peserta didik dapat berdampak pada lemahnya motivasi, antusiasme, dan kenyamanan belajar di lingkungan sekolah, sehingga menghambat tercapainya tujuan pendidikan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Efektivitas Penggunaan Bahasa Cinta Dalam Mempengaruhi Psikologi Belajar Peserta Didik Kelas X di MAN 2 Jakarta”. Bahasa cinta yang dikemukakan oleh Gary Chapman mencakup lima bentuk, yaitu sentuhan fisik, kalimat penguatan, waktu berkulitas, hadiah, dan tindakan pelayanan, yang dapat digunakan sebagai pendekatan afektif dalam membangun relasi yang kuat antara guru dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan desain concurrent triangulation. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan guru serta peserta didik, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Sementara itu, data kuantitatif diperoleh dari penyebaran angket kepada 70 peserta didik kelas X, dan dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test serta perhitungan effect size (Cohen’s d). Hasil temuan kualitatif menunjukkan bahwa penggunaan bahasa cinta dapat mempengaruhi kedekatan emosional, motivasi, minat belajar, serta mengurangi kecemasan, dan meningkatkan self-esteem. Secara kuantitatif, hasil uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0.000. artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, dengan tingkat psikologi belajar kelompok pertama sebesar (103,69) yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kedua (82,00). Selain itu diperoleh nilai Cohen’s d sebesar 2,901, ini menunjukkan effect size yang sangat kuat bukan hanya secara statistik, tetapi juga secara praktis. Dengan demikian, penggunaan bahasa cinta terbukti efektif dalam mempengaruhi psikologi belajar peserta didik.

References

Buzanko Caroline, (2024). “Merangkul Bahasa Cinta Anak Anda: Kunci Keberhasilan Mengasuh Anak”, [Accessed 14 Februari 2025].
Chapman, Gary, and Ross Campbell, (2016). The 5 Love Language Of Children, Moody Publishers, Cet. ke-1,
<https://www.google.co.id/books/edition/The_5_Love_Languages_of_Childr en/pfKZCwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=the+five+love+language+of+child ren,+gary+chapman&pg=PT116&printsec=frontcover>.
Eka, (2024). “15 Kalimat Afirmasi Positif Yang Dapat Diucapkan Kepada Anak Dan Siswa”, Guru inovatif, [Accessed 14 Februari 2025].
Enjang Idrus, (2018). "Membongkar Psikologi Belajar Aplikatif", Guepedia, pp. 26. Fauzi, S. A, and D Mustika, (2022). “Peran Guru Sebagai Fasilitator Dalam
Pembelajaran Di Kelas V Sekolah Dasar”, 4(3) Jurnal Pendidikan Dan
Konseling, pp. 2492-2500.
Febriyani Irma, “Penerapan Bahasa Cinta Dalam Pembelajaran Sejarh Kebudayaan Islam Kelas X MA KMI Padang Panjang”, Jurnal Mu’allim, 5.1 (2023), pp. 31– 48, doi:10.35891/muallim.v5i1.3468.

Fitriah M. Suud And Rivai M. I., (2022). “Peran Lingkungan Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sd Di Banjarnegara”, Jcoment (Journal Of Community Empowerment), 3(2), pp. 74.
Hendi, Fajri Ismail, And Win Muhammad Afgani, (2023). “Implementasi Penggunaan Bahasa Cinta Di Sekolah Dasar”, Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(4), pp. 196-203.
Ilham Pratama Putra, (2024). “Kpai Terima 1.193 Laporan Pelanggaran Terhadap Perlindungan Anak Sepanjang 2024”, Medcom.Id, [Accessed 25 October 2024].
Khusnul Khotimah, (2024). “Edukasi Bahasa Cinta Untuk Optimalisasi Pembelajaran Mental Health (Smk Syafi'i Akrom Kota Pekalongan)”, 4.(1), Jurnal Mahasiswa Humanis, pp. 74-86.
Mailani, Okarisma, and others, (2022). “Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia”, Kampret Journal, doi:10.35335/kampret.v1i1.
Muhammad Erwan Syah and Deni Santi Pertiwi, (2024). "Psikologi Belajar", ed. by August Leonardo, 1st edn, CV. Fekniks Muda Sejahtera.
Munib, Achmad, and Fitria Wulandari, (2021). “Studi Literatur: Efektivitas Model Kooperatif Tipe Course Review Horay Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar”, Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7.1, doi:10.29407/jpdn.v7i1.16154.
Nasution, Faisal Hakim, M Syahran Jailani, and Roni Junaidi, (2024). “Kombinasi (Mixed-Methods) Dalam Praktis Penelitian Ilmiah”, Journal Genta Mulia, 15.2,
pp. 251–56 <https://ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/gm>.
Nur, “Kenali 5 Bahasa Cinta Anak Lewat Cara Dia Tantrum”, [Accessed 14 Februari 2025].
Nur, Maulana Rahman, (2024). “Kenali 5 Bahasa Cinta Anak Lewat Cara Dia Tantrum”, Kalananti, [Accessed 19 Desember 2024].
Nurjan, Syarifan, (2016). “Psikologi Belajar”, Kedua Wade Group,
<https://eprints.umpo.ac.id/4909/1/Buku Psikologi Belajar.pdf>.

Nurul Tri Khofifa, Adisel, Nurlia Latipah, (2022). “Bentuk-Bentuk Hadiah (Reward) Dan Penerapannya Dalam Kegiatan Belajar Siswa Di SD Negeri 1 Kota

Bengkulu”, JPT : Jurnal Pendidikan Tematik, 3.2, pp. 1–12
<https://www.siducat.org/index.php/jpt/article/view/408>.
Oktapiani, Marliza, Yu’la Rahmawati, and Ifham Choli, (2019). “Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam”, JOEAI (Journal of Education and Instruction), 2.(1) pp. 39–48, doi:https://doi.org/10.31539/joeai.v2i1.758.
Parni, (2017). “Faktor Internal Dan Eksternal Pembelajaran”, Tarbiya Islamica, 5.1,
pp. 17–30, doi:https://doi.org/10.37567/ti.v5i2.1548.
Pristica Bela Et All, (2023). “Bahasa Cinta: Tinjauan Dari Perspektif Filsafat Hans- Georg Gadamer”, Jkomdis : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial, 3.(3).
Ralph Adolph, (2016). “Contoh Kebersamaan Antara Guru Dan Siswa”, Adjar.Id. Rohman Anas, (2019). “Dampak Psikologi Belajar Dalam Pembelajaran Aktif Bagi
Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah”, Magistra, pp. 51-70.
Sarwono, Sarlito Wirawan, (2018). “Pengantar Psikologi Umum”, , PT.Rajagrafindo Persada, Cet. Ke-9.
Sutiono, (2021). “Profesionalisme Guru”, Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 4.2, pp. 16–25, doi:10.34005/tahdzib.v4i2.1569.
Ulfah Isana, (2016). “Pengaruh Intensitas Penggunaan Bahasa Cinta Dalam Pembelajaran Pai Terhadap Sikap Siswa Kepada Guru Di Sd Negeri 1 Bengkok Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara Tahun Ajaran 2015/2016”, Walisongo Institutional Repository.
Wardhani, Ira, (2019). “Manfaat Bahasa Cinta Di Kelas”, Cambridge,
<https://www.cambridge.org/elt/blog/2019/05/10/benefits-love-languages- classroom/>.

Downloads

Published

2025-09-07