HUBUNGAN PENGETAHUAN KEBUTUHAN ZAT GIZI DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI KOTA BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.34005/afiat.v11i2.5360Keywords:
Kehamilan, Pengetahuan, Tindakan Pencegahan PreeklampsiaAbstract
Proses kehamilan dapat mengalami risiko tinggi seperti preeklamsia yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (≥ 40/90 mmHg), proteinuria, dan edema. Kondisi ini biasanya terjadi ketika usia kehamilan di atas 20 minggu. Berdampak pada Ibu dan janin terutama dapat mengakibatkan plasenta lepas saat bersalin dan janin meninggal dalam kandungan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan kebutuhan zat gizi dengan tindakan pencegahan preeklampsia pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Jatiluhur Kota Bekasi. Metode penelitian deskriptif korelatif, tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan 68 responden. Hasil penelitian analisis univariat dan bivariat menggunakan chi-square dengan α = 5% (0,05). Hasil penelitian analisis univariat didapatkan gambaran pengetahuan ibu hamil pengetahuan baik 36 (52,9) responden, dan gambaran tindakan pencegahan preeklampsia yang baik terdapat 31 (45,6%), dan analisis bivariat pengetahuan dan tindakan pencegahan preeklampsia, nilai hubungan mendapatkan Asym. Sig. (2-side) = 0,000 P ≤ 0,05 maka H0 ditolak. Simpulan terdapat hubungan pengetahuan zat gizi dengan tindakan pencegahan preeklampsia pada Ibu hamil di UPTD Puskesmas Jatiluhur Kota Bekasi. Saran hasil penelitian ini dapat memberi masukan kepada ibu hamil menjadikan pencegahan preeklampsia sebagai pedoman dengan rutin melakukan pemeriksaan ANC, cukup istirahat, serta menjaga pola makan tinggi protein dan garam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








