PENGARUH AIR REBUSAN BIJI KETUMBAR TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI LANSIA DI RT 001 RW 05 DESA LUBANG BUAYA KECAMATAN SETU KABUPATEN BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.34005/afiat.v11i1.4716Keywords:
Biji Ketumbar, Hipertensi, Lansia, Tekanan DarahAbstract
Di dunia 1,28 juta orang berusia 30-79 memiliki tekanan darah tinggi, penyakit hipertensi terus meningkat hal ini terlihat dari Riskesdas tahun 2023 hipertensi pada penduduk sebesar 34,11%. Meningkatnya usia tersebut disertai proses menua dan gaya hidup beresiko dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan sepert hipertensi, memicu terjadi penyakit degenerative yang dapat mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian air rebusan biji ketumbar terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode penelitian desain penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan quasi eksperimental. Jumlah populasi adalah sebanyak 145 lansia. Sampel diambil sebanyak 30 responden yang tidak mengkonsumsi obat antihipertensi. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian didapatkan hasil univariat sebelum intervensi sistolik 166 dan diastolik 93, sesudah intervensi sistolik 145 dan diastolik 85. Hasil bivariat didapatkan nilai tekanan darah sistolik dan diastolik dengan p = 0,000 (p = < 0,05). Simpulan ada pengaruh pemberian air rebusan biji ketumbar terhadap tekanan darah baik sistolik maupun diastolik pada penderita hipertensi. Saran penelitian ini merupakan penelitian pemula diharapkan selanjutnya dapat memberikan bahan informasi dan masukan untuk memberikan dukungan serta penurunan angka hipertensi lansia dimasyarakat
Downloads
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








