STATUS GIZI ANAK DENGAN THALASEMIA DI KABUPATEN BANYUWANGI
DOI:
https://doi.org/10.34005/afiat.v11i1.4707Keywords:
Keywords: thalassemia, status gizi, pertumbuhan anakAbstract
Thalasemia merupakan kondisi rantai globin tidak terbentuk sempurna dan sel darah tidak mampu mengikat oksigen dengan baik, sehingga penderita memerlukan tranfusi secara rutin setiap bulan, dimana tranfusi berulang dapat menyebabkan penumpukan kadar feritin di dalam darah dan organ tubuh yang berpengaruh terhadap kemampuan tubuh dalam proses metabolisme dan penyerapan nutrisi oleh yang menyebabkan anak menderita gangguan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan thalassemia dengan status gizi pada anak penderita thalassemia. Metode: Desain penelitian ini adalah korelatif dengan pendekatan cross sectional, dimana data sampel penelitian diambil dari data register salah satu rumah sakit di Kabupaten Banyuwangi sebanyak 32 responden.Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan uji korelasi somers’d. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa status gizi anak dengan thalassemia mayor mengalami status gizi kurang dan status gizi buruk dengan nilai p = 0,001 (p>0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara thalassemia dengan status gizi pada anak dengan thalassemia. Kesimpulan: kondisi thalassemia terutama thalassemia mayor dapat berdampak terjadinya gangguan gizi pada penderita thalassemia sehingga anak dapat mengalami pertumbuhan yang tidak optimal
Downloads
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








