EFEKTIFITAS TERAPI AKUPUNKTUR TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRA LANSIA DI KOTA BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.34005/afiat.v10i2.4313Keywords:
Akupunktur, Hipertensi, Tekanan DarahAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat, masalah utama tidak hanya di Indonesia tapi di Dunia, karena merupakan salah satu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti jantung, gagal ginjal, diabetes, stroke (Kemenkes RI, 2019), prevalensi usia umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%). Hipertensi disebut the silent killer karena sering tidak adanya keluhan, sehingga timbul kematian. Penanganan hipertensi non farmakologis salah satunya akupunktur metode terapi dengan penusukan jarum merangsang impuls saraf parasimpatis dan pembentukan Nitric Oxide lokal, sehingga terjadi relaksasi pembuluh darah dan tekanan darah menurun. Tujuan mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap tekanan darah pada pra lansia. Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan sebanyak 30 responden yang dilakukan di Rumah Sehat Bimtama Kota Bekasi dengan melakukan 1 kali intervensi akupunktur. Hasil penelitian uji statistik ditemukan adanya terjadi penurunan tekanan darah setelah diberikan terapi akupunktur terhadap tekanan darah. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan nilai (p=0,000) yang berarti nilai p<0,05 maka H0 ditolak. Simpulan terdapat pengaruh yang signifikan terapi akupunktur terhadap penurunan tekanan darah pada pra lansia. Saran diharapkan bagi pralansia khususnya yang mengalami tekanan darah tinggi untuk melakukan akupunktur sebagai pilihan terapi non-farmakologi tanpa efek samping yang aman dan mudah untuk dilakukan dalam menurunkan tekanan darah.
Kata kunci : Akupunktur, Hipertensi, Tekanan Darah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








