ANALISIS FAKTOR PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA WARGA BINAAN DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.34005/afiat.v10i2.4290Keywords:
Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Napza, Pengetahuan, UsiaAbstract
ABSTRAK
NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lain) atau lebih di kenal dengan Narkoba merupakan obat, bahan atau zat bukan makanan yang jika dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh akan memiliki dampak buruk terhadap otak yang disebabkan karena terjadi kebiasaan, ketagihan (adiksi), serta ketergantungan (dependensi) terhadap NAPZA tersebut. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang berhubungan dengan penyalahgunaan napza pada warga binaan di lapas narkotika kelas II A Jakarta. Metode Penelitian dilakukan secara deskriptif Korelasi. Jumlah sampel adalah sebanyak 98 responden penyalahgunaan napza yang diambil dengan teknik random sampling. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat melalui statistik uji chi – square dengan < a = 0,05. Hasil Penelitian uji statistik didapatkan hasil univariat Usia 17-25 Tahun 45,9 %, Pengetahuan Napza Rendah 59,2 %, Dukungan Keluarga Baik 54,1 % dan Penyalahgunaan Napza Ringan 52,0 % Hasil analisa bivariat yang didapat untuk Usia yaitu= 0,021, Pengetahuan Napza = 0,000 Dukungan Keluarga = 0,000. Simpulan terdapat Hubungan antara usia, pengetahuan, dukungan keluarga Dengan penyalahgunaan napza pada warga binaan di Lapas Narkotika Kelas II A Jakarta. Saran perlu diadakan penyuluhan kepada warga binaan di lapas narkotika kelas II A Jakarta tentang bahayanya pengguna narkoba secara terus-menerus dan dampak akibat memakai narkoba yang dapat merusak kesehatan maupun merusak generasi bangsa yang dapat mengakibatkan tatanan generasi masyarakat rusak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








