PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMITMEN ORGANISASI, PENGETAHUAN AKUNTANSI, SERTA TRANSPARANSI AKUNTABILITAS, TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris Di Desa Di Kecamatan Bangun Tapan)
DOI:
https://doi.org/10.34005/pj267q47Keywords:
Kata Kunci: Kualitas Laporan Keuangan, Desa.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, komitmen organisasi, pengetahuan akuntansi, serta transparansi dan akuntabilitas terhadap kualitas laporan keuangan desa. Kualitas laporan keuangan desa merupakan indikator penting dalam mencerminkan akuntabilitas dan transparansi tata kelola keuangan pemerintahan desa. Terdapat gap penelitian yang mendasari studi ini, yakni masih terbatasnya penelitian yang mengintegrasikan seluruh variabel tersebut secara simultan dalam konteks desa, khususnya di Kecamatan Bangun Tapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang belum konsisten, seperti pengaruh transparansi yang tidak selalu signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada aparatur desa yang terlibat dalam penyusunan laporan keuangan di delapan desa yaitu Bangutapan, Baturetno, Jagalan, Singosaren, Jambidan, Potorono, Tamanan, Wirokerten Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampel sebanyak 64 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, komitmen organisasi, pengetahuan akuntansi, serta transparansi dan akuntabilitas secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan desa. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan ilmu akuntansi sektor publik serta rekomendasi praktis bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kapasitas pelaporan keuangan melalui penguatan nilai organisasi, kompetensi sumber daya manusia, dan keterbukaan informasi publik.








