KINERJA FISKAL PEMERINTAH DAERAH DALAM PERSPEKTIFAKUNTANSI SEKTOR PUBLIK: STUDI KASUS KABUPATEN LAMONGAN
DOI:
https://doi.org/10.34005/tw65g250Keywords:
Kinerja Fiskal, Akuntansi Sektor Publik, Laporan realisasi anggaran, Pemerintah daerahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja fiskal Pemerintah Kabupaten
Lamongan dalam perspektif akuntansi sektor publik dengan menggunakan data Laporan
Realisasi Anggaran (LRA) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun
Anggaran 2023–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
studi kasus, di mana analisis dilakukan melalui penelaahan dokumen keuangan
pemerintah daerah dan interpretasi terhadap indikator-indikator kinerja fiskal. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kinerja fiskal Pemerintah Kabupaten Lamongan selama
periode 2023–2024 berada dalam kondisi relatif stabil dan terkendali. Pemerintah
daerah mampu merealisasikan pendapatan dan belanja daerah mendekati target yang
ditetapkan, meskipun tingkat kemandirian fiskal masih tergolong rendah akibat
dominasi pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Dari sisi belanja, tingkat realisasi
menunjukkan efisiensi pengelolaan anggaran yang cukup baik, namun struktur belanja
masih didominasi oleh belanja operasional sehingga ruang fiskal untuk belanja
pembangunan relatif terbatas. Informasi akuntansi pemerintahan, khususnya Laporan
Realisasi Anggaran, berperan penting dalam mendukung pengelolaan dan pengendalian
fiskal daerah melalui penyediaan informasi yang transparan, andal, dan relevan untuk
evaluasi kinerja serta pengambilan keputusan. Capaian kinerja fiskal daerah dipengaruhi
oleh struktur pendapatan, efektivitas perencanaan dan pengendalian anggaran, kualitas
pelaporan keuangan, serta kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian akuntansi sektor
publik, khususnya terkait analisis kinerja fiskal pemerintah daerah berbasis dokumen
keuangan, serta menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan
kemandirian dan keberlanjutan fiskal.








